REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Masih maraknya penipuan melalui SMS, mendorong XL membuka SMS 588 untuk menampung pengaduan pelanggan sekaligus menangkal upaya penipuan sejak dini.
Direktur Service Management XL, Ongki Kurniawan mengemukakan bahwa bagi XL pelanggan adalah segalanya. ''Karena itu kami tidak akan main-main dengan kepentingan pelanggan. XL akan selalu berusaha melindungi kepentingan pelanggan dan menyesuaikan diri dengan semua aturan yang terkait perlindungan konsumen.” kata Ongki. SMS 558 merupakan bentuk perlindungan kepada pelanggan.
Melalui SMS ini, pelanggan bisa melaporkan upaya penipuan melalui SMS yang diterima pelanggan. '' Laporan pengaduan dari pelanggan tersebut selanjutnya akan diteruskan ke pihak berwajib,'' ujar Ongki di Jakarta, Selasa. Pengaduan bisa disampaikan dengan format LAPOR#Nomor yang digunakan untuk menipu#Kasus yang dikeluhkan. Contoh: LAPOR#081806666XXX#Selamat Anda telah memenangkan Rp 15Juta Tunai. Mohon hubungi Bp. Ir. Ester Rohani 0818181XXX. Pengirim : 818.
XL senantiasa menyesuaikan diri dengan aturan juga etika bisnis yang berlaku. XL menerapkan aturan yang ketat yang harus ditaati oleh semua penyedia konten yang bekerjasama demi melindungi pelanggan. XL juga telah menerapkan antara lain ketentuan teknis yang bertujuan mengindarkan pelanggan dari kemungkinan salah tafsir.
Tak hanya SMS pengaduan, XL juga mengembangkan satu sistem agar pelanggan tidak menerima sms sampah (spam) atau promosi yang menganggu. Dalam hal ini, XL menerapkan ketentuan teknis untuk menghindarkan penyedia konten bisa mengirimkan SMS Promo ke pelanggan tanpa sepengetahuan XL. ''Aturan teknis seperti ini sekaligus menghalangi pihak manapun untuk mengirimkan SMS broadcast yang tujuannya untuk memotong pulsa pelanggan,'' ujar Ongki.
Layanan data disebut Ongkl menjadi fokus perhatian XL sekaligus menjadi salah satu layanan unggulan di masa depan. '' Karena itu, XL sangat serius untuk mengelola layanan ini, termasuk berusaha membangun citra layanan XL melalui layanan ini,” katanya.
Direktur Service Management XL, Ongki Kurniawan mengemukakan bahwa bagi XL pelanggan adalah segalanya. ''Karena itu kami tidak akan main-main dengan kepentingan pelanggan. XL akan selalu berusaha melindungi kepentingan pelanggan dan menyesuaikan diri dengan semua aturan yang terkait perlindungan konsumen.” kata Ongki. SMS 558 merupakan bentuk perlindungan kepada pelanggan.
Melalui SMS ini, pelanggan bisa melaporkan upaya penipuan melalui SMS yang diterima pelanggan. '' Laporan pengaduan dari pelanggan tersebut selanjutnya akan diteruskan ke pihak berwajib,'' ujar Ongki di Jakarta, Selasa. Pengaduan bisa disampaikan dengan format LAPOR#Nomor yang digunakan untuk menipu#Kasus yang dikeluhkan. Contoh: LAPOR#081806666XXX#Selamat Anda telah memenangkan Rp 15Juta Tunai. Mohon hubungi Bp. Ir. Ester Rohani 0818181XXX. Pengirim : 818.
XL senantiasa menyesuaikan diri dengan aturan juga etika bisnis yang berlaku. XL menerapkan aturan yang ketat yang harus ditaati oleh semua penyedia konten yang bekerjasama demi melindungi pelanggan. XL juga telah menerapkan antara lain ketentuan teknis yang bertujuan mengindarkan pelanggan dari kemungkinan salah tafsir.
Tak hanya SMS pengaduan, XL juga mengembangkan satu sistem agar pelanggan tidak menerima sms sampah (spam) atau promosi yang menganggu. Dalam hal ini, XL menerapkan ketentuan teknis untuk menghindarkan penyedia konten bisa mengirimkan SMS Promo ke pelanggan tanpa sepengetahuan XL. ''Aturan teknis seperti ini sekaligus menghalangi pihak manapun untuk mengirimkan SMS broadcast yang tujuannya untuk memotong pulsa pelanggan,'' ujar Ongki.
Layanan data disebut Ongkl menjadi fokus perhatian XL sekaligus menjadi salah satu layanan unggulan di masa depan. '' Karena itu, XL sangat serius untuk mengelola layanan ini, termasuk berusaha membangun citra layanan XL melalui layanan ini,” katanya.
| Redaktur : taufik rachman source : http://www.republika.co.id/berita/trendtek/telekomunikasi/11/10/04/lsjfis-tangkal-penipuan-xl-rilis-sms-pengaduan-588 |
PENIPUAN LOWONGAN KERJA DIKAPAL PESIAR
ReplyDeleteDisaat susahnya mencari pekerjaan, masih ada juga yang memanfaatkan harapan para pencari kerja untuk bisa diterima bekerja. Berikut adalah ciri ciri salah satu pelaku yang melakukan penipuan untuk bisa bekerja dikapal pesiar :
- pelaku memasang iklan lowongan kerja di koran :
- Riau pos
- Sriwijaya pos
- koran lokal daerah lainnya
- pelaku menggunakan alamat email :
-www.crewrccl@gmail.com
-wcc.asia@yahoo.com
-wcc.asia@gmail.com
-wcc.asia@hotmail.com
-wcc.asia@aol.com
-wcc.asia@mail.com
- pelaku menggunakan nomor handphone
-0852 1112 9129
-0857 1747 0470
-0812 8454 5545
- 0815 1031 7317
- 0818 0778 5785
-0838 7299 7997
- 0896 3799 4994
- untuk transferan uang pelaku menggunakan 2 rekening ;
-BRI a/n HENDRA BASTIAN 74360 100081 8500
- BNI a/n HENDRA BASTIAN 0294 6981 44
demikian ciri ciri sang pelaku mengimingi-imingi korban untuk bisa bekerja dikapal pesiar.